GDPS Garap Bisnis Private Aviation, Jasa Cuci Jet Pribadi Asia
- Rabu, 16 September 2026
TEROPONGBISNIS.ID — PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) memperluas portofolio bisnisnya ke sektor private aviation lewat kerja sama dengan Jet Pribadi Asia. Lewat kemitraan ini, GDPS menawarkan layanan aircraft cleaning untuk mendukung kebersihan dan kesiapan pesawat jet pribadi. Langkah tersebut menandai masuknya GDPS ke segmen layanan pendukung aviasi yang selama ini lebih banyak digarap untuk penerbangan komersial.
Direktur Utama GDPS Cornelis Radjawane mengatakan kebutuhan layanan pendukung dengan standar kerja dan kompetensi khusus menjadi peluang yang terus dikembangkan perusahaan. Kerja sama ini diumumkan pada Rabu (16/9/2026) dan menjadi bagian dari upaya GDPS memperluas portofolio di industri aviasi.
Layanan Aircraft Cleaning untuk Jet Pribadi
Dalam kerja sama tersebut, GDPS menyediakan layanan aircraft cleaning bagi Jet Pribadi Asia. Layanan ini menyasar kebutuhan kebersihan dan kesiapan pesawat sebelum beroperasi.
Baca JugaWarga Makassar Perlu Tahu, PKB Dukung Rekening Massal 200 Juta WNI
Menurut Cornelis, karakteristik industri private aviation berbeda dari penerbangan komersial. Perbedaan itu menuntut standar layanan yang lebih spesifik, mulai dari aspek operasional hingga kualitas pelayanan.
"Industri private aviation memiliki karakteristik dan kebutuhan layanan yang berbeda. Karena itu, kami berupaya memastikan layanan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga memperhatikan standar kualitas dan pelayanan," kata Cornelis.
Perluas Kapabilitas di Luar Aviasi Komersial
Kerja sama ini juga menjadi kesempatan bagi GDPS memperluas pengalaman dan kapabilitas di luar layanan yang selama ini diberikan pada sektor aviasi komersial. Selama ini, GDPS dikenal sebagai penyedia layanan business process outsourcing (BPO) yang berfokus pada penyediaan tenaga kerja.
Cornelis menambahkan, perusahaan melihat masih banyak ruang untuk mengembangkan layanan pendukung di industri aviasi. Eksplorasi kebutuhan itu akan tetap mengedepankan kualitas sumber daya manusia dan standar layanan.
"Kami melihat masih banyak ruang untuk mengembangkan layanan pendukung di industri aviasi. Ke depan, kami akan terus mengeksplorasi kebutuhan tersebut dengan tetap mengedepankan kualitas sumber daya manusia dan standar layanan," ujarnya.
Arti bagi Mitra Bisnis dan Industri Aviasi
GDPS berharap kerja sama ini memperkuat pengalaman dan kapabilitasnya menangani kebutuhan private aviation. Perusahaan juga membuka peluang pengembangan kerja sama pada layanan pendukung aviasi lainnya.
Langkah tersebut memperkuat posisi GDPS sebagai penyedia layanan BPO yang tidak hanya berfokus pada penyediaan tenaga kerja. Perusahaan kini menawarkan solusi layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan mitra bisnisnya.
Bagi pelaku industri private aviation, kehadiran penyedia layanan pendukung dengan standar khusus bisa menjadi alternatif dalam menjaga kesiapan armada. Segmen ini biasanya menuntut tingkat layanan yang lebih tinggi dibanding penerbangan komersial reguler.
Bagi GDPS, masuknya ke sektor ini menjadi diversifikasi bisnis di tengah persaingan layanan BPO yang semakin ketat. Perusahaan belum mengungkap nilai kontrak maupun target pendapatan dari kerja sama tersebut.
Redaksi
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pelindo: Pelabuhan Bukan Sekadar Tempat Sandar, Tapi Urat Nadi Ekonomi Nusantara
- Senin, 17 Agustus 2026
Update Harga BBM Pertamina 11 April 2026 Stabil di Seluruh Wilayah Indonesia
- Sabtu, 11 April 2026
Berita Lainnya
Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold
- Minggu, 20 September 2026
BBPOM Makassar dan BPMP Sulsel Pasang Benteng Keamanan Pangan MBG, 20 Kepala Sekolah Dibekali 5 Kunci
- Minggu, 20 September 2026
Colwill Soroti Duel Fisik dan Bola Mati Usai Chelsea Dibantai Brentford 0-3
- Minggu, 20 September 2026
KAI Commuter Kembali Normal, 1.065 Perjalanan per Hari Usai Tambah 4 Jadwal Line Bogor
- Minggu, 20 September 2026
Terpopuler
1.
2.
Pemda Berprestasi Regional Sulawesi Diapresiasi Kemendagri Batch II
- 17 September 2026
3.
Pemkot Makassar Siapkan SPAM di 40 Titik, 14 Lokasi Dibangun Tahun 2025
- 17 September 2026
4.
5.
GDPS Garap Bisnis Private Aviation, Jasa Cuci Jet Pribadi Asia
- 16 September 2026










