Minggu, 20 September 2026

Pemkot Makassar Siapkan SPAM di 40 Titik, 14 Lokasi Dibangun Tahun 2025

Pemkot Makassar Siapkan SPAM di 40 Titik, 14 Lokasi Dibangun Tahun 2025

MAKASSAR — Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Zuhaelsi Zubir menyatakan persoalan kekeringan tidak semata-mata berkaitan dengan rendahnya curah hujan. Menurutnya, pemerintah berkewajiban menyiapkan SPAM untuk kebutuhan jangka panjang, terutama menyangkut ketersediaan dan distribusi air bagi warga Kota Makassar.

Pembangunan 40 titik SPAM itu dirancang bertahap. Sebanyak 14 lokasi masuk rencana 2025, 10 lokasi pada 2026, dan 16 lokasi pada 2027.

Mengapa SPAM Jadi Strategi Jangka Panjang?

Zuhaelsi menilai ketersediaan sumber air dan sistem distribusi yang mampu menjangkau seluruh masyarakat menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Langkah ini kian relevan di tengah musim kemarau yang berdampak pada sejumlah wilayah Kota Makassar.

Baca Juga

Pemda Berprestasi Regional Sulawesi Diapresiasi Kemendagri Batch II

Pemerintah kota tidak hanya mengandalkan penanganan darurat berupa distribusi air melalui mobil tangki. Infrastruktur penyediaan air mulai diperkuat agar masyarakat memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan secara bertahap.

Kolaborasi Dinas PU, BPBD, dan PDAM

Dinas PU melakukan langkah antisipasi melalui penguatan infrastruktur air bersih dan kolaborasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan PDAM.

Upaya itu diarahkan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air tetap terpenuhi sekaligus meminimalkan dampak kekeringan selama musim kemarau.

"Sehingga kami dari Dinas PU Kota Makassar juga terus melakukan langkah-langkah antisipasi, bekerja dengan kolaborasi, dan memastikan kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat terhadap air terpenuhi," jelas Zuhaelsi.

Sasaran: Kawasan Belum Terjangkau Layanan PDAM

Zuhaelsi menjelaskan, salah satu langkah strategis Dinas PU adalah pembangunan SPAM pada kawasan yang belum terjangkau atau belum mendapatkan layanan distribusi PDAM secara optimal.

Dengan skema bertahap 2025–2027, pemerintah kota menargetkan penambahan titik layanan air bersih di wilayah-wilayah yang selama ini mengandalkan pasokan darurat saat kemarau datang.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold

Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold

BBPOM Makassar dan BPMP Sulsel Pasang Benteng Keamanan Pangan MBG, 20 Kepala Sekolah Dibekali 5 Kunci

BBPOM Makassar dan BPMP Sulsel Pasang Benteng Keamanan Pangan MBG, 20 Kepala Sekolah Dibekali 5 Kunci

Colwill Soroti Duel Fisik dan Bola Mati Usai Chelsea Dibantai Brentford 0-3

Colwill Soroti Duel Fisik dan Bola Mati Usai Chelsea Dibantai Brentford 0-3

Transaksi Pameran MTQ Semarang Rp2,4 Miliar, Kontrak UMKM Rp7,54 Miliar

Transaksi Pameran MTQ Semarang Rp2,4 Miliar, Kontrak UMKM Rp7,54 Miliar

KAI Commuter Kembali Normal, 1.065 Perjalanan per Hari Usai Tambah 4 Jadwal Line Bogor

KAI Commuter Kembali Normal, 1.065 Perjalanan per Hari Usai Tambah 4 Jadwal Line Bogor