Buruan Incar Kia Stinger GTS Oranye, Harga Bekasnya Mulai Rp 350 Jutaan
- Minggu, 30 Agustus 2026
TEROPONGBISNIS.ID — Bagi penggemar sedan performa tinggi, Kia Stinger GTS menawarkan karakter yang jauh berbeda dari Stinger standar. Model yang hanya diproduksi terbatas pada 2019 ini hadir dengan warna oranye mencolok serta paket performa yang dirancang untuk aksi drifting, bukan sekadar mobil keluarga cepat.
Meski Kia telah menghentikan produksi Stinger setelah model tahun 2023, para penggemar masih bisa mendapatkan unit bekasnya. Yang menarik, harga Stinger GTS di pasar sekunder tidak semahal saat pertama diluncurkan dengan banderol awal US$ 44.995 atau sekitar Rp 720 juta.
Mode Drift dan Mesin V6 Twin-Turbo 365 HP
Stinger GTS mengusung mesin V6 3.3 liter twin-turbo yang sama dengan varian GT, menghasilkan tenaga 365 hp dan torsi 376 lb-ft. Namun pembeda utamanya ada pada sistem penggerak semua roda (AWD) dinamis yang dilengkapi mode drift.
Baca JugaKerugian Warga Capai Rp 9,1 Triliun, OJK Catat 432.637 Aduan Penipuan Daring
Saat mode drift diaktifkan, seluruh tenaga disalurkan ke roda belakang, mensimulasikan pengalaman mobil berpenggerak RWD murni. Sistem ini juga dilengkapi mechanical limited-slip differential untuk menjaga traksi saat tidak sedang melakukan aksi samping. Mode drift bahkan dapat menahan gigi tertentu agar putaran mesin bisa naik tanpa perpindahan gigi paksa.
Sentuhan Karbon di Berbagai Titik
Untuk melengkapi tampilan oranye terangnya, Kia memberikan komponen serat karbon pada kap spion, ventilasi samping, dan trim grille. Sentuhan ini membuat GTS tampil lebih agresif dibandingkan Stinger biasa yang lebih kalem.
Sayangnya, tidak ada opsi transmisi manual untuk GTS. Semua varian Stinger menggunakan transmisi otomatis delapan percepatan. Ini menjadi catatan tersendiri mengingat Genesis G70 yang satu platform menawarkan pilihan transmisi manual pada tahun yang sama.
Kisaran Harga Pasar Mobil Bekas Global
Berdasarkan data Kelley Blue Book, harga wajar Kia Stinger GTS 2019 di pasar AS berkisar US$ 21.600 hingga US$ 24.000 jika membeli dari dealer, atau sekitar Rp 350 juta hingga Rp 385 juta. Sementara transaksi antar-individu dipatok lebih rendah, yakni US$ 20.600 sampai US$ 23.000.
Beberapa unit dengan kondisi tertentu bisa lebih mahal. Sebagai contoh, sebuah Stinger GTS 2019 dengan jarak tempuh 56.098 mil dijual di Springfield, Ohio dengan harga US$ 31.860. Ada pula unit berjarak 67.000 mil di Miami yang dipasarkan US$ 18.900, tetapi memiliki status rebuilt title atau surat bekas kecelakaan berat.
Bagi yang menginginkan pengalaman berkendara Stinger tanpa fitur ekstrem GTS, varian GT tahun 2021 yang sudah mengalami depresiasi bisa menjadi alternatif dengan harga lebih masuk akal di pasar mobil bekas.
Redaksi
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pelindo: Pelabuhan Bukan Sekadar Tempat Sandar, Tapi Urat Nadi Ekonomi Nusantara
- Senin, 17 Agustus 2026
Update Harga BBM Pertamina 11 April 2026 Stabil di Seluruh Wilayah Indonesia
- Sabtu, 11 April 2026
Berita Lainnya
Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold
- Minggu, 20 September 2026
BBPOM Makassar dan BPMP Sulsel Pasang Benteng Keamanan Pangan MBG, 20 Kepala Sekolah Dibekali 5 Kunci
- Minggu, 20 September 2026
Colwill Soroti Duel Fisik dan Bola Mati Usai Chelsea Dibantai Brentford 0-3
- Minggu, 20 September 2026
KAI Commuter Kembali Normal, 1.065 Perjalanan per Hari Usai Tambah 4 Jadwal Line Bogor
- Minggu, 20 September 2026
Terpopuler
1.
2.
Pemda Berprestasi Regional Sulawesi Diapresiasi Kemendagri Batch II
- 17 September 2026
3.
Pemkot Makassar Siapkan SPAM di 40 Titik, 14 Lokasi Dibangun Tahun 2025
- 17 September 2026
4.
5.
GDPS Garap Bisnis Private Aviation, Jasa Cuci Jet Pribadi Asia
- 16 September 2026










